Beranda / Olahraga / Veda Ega Pratama Harumkan Indonesia di Moto3 Malaysia 2026

Veda Ega Pratama Harumkan Indonesia di Moto3 Malaysia 2026

Mandalika, Tranews Mimpi besar seorang anak yang dahulu berlatih motocross sepulang sekolah kini berbuah prestasi di panggung dunia. Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia berusia 17 tahun, berhasil meraih posisi kedua pada ajang Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026).

Memulai balapan dari posisi kedelapan, pembalap Honda Team Asia itu tampil impresif dengan menembus barisan depan hingga akhirnya finis sebagai runner-up, tepat di belakang Maximo Quiles. Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Veda di kelas Moto3 sekaligus podium keduanya musim ini setelah sebelumnya meraih posisi ketiga di Brasil.

Di balik keberhasilannya, tersimpan kisah perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Pemuda asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu telah mengenal dunia balap sejak kecil. Bahkan, cedera patah tulang paha dan tulang kering yang dialaminya pada 2020 sempat membuatnya meragukan masa depan sebagai pembalap.

Namun, Veda memilih bangkit. Dukungan keluarga, disiplin latihan, dan tekad pantang menyerah mengantarkannya dari lintasan motocross menuju persaingan balap motor tingkat dunia.

Prestasi Veda juga membawa kebanggaan tersendiri bagi kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Sebelum mencatatkan hasil gemilang di Malaysia, Veda turut tampil dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026.

Kehadiran ajang balap internasional di Mandalika semakin memperkuat posisi Lombok Tengah sebagai salah satu panggung penting motorsport dunia, sekaligus membuka ruang bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di hadapan publik internasional.

Perjalanan Veda menjadi inspirasi bagi generasi muda, termasuk anak-anak Lombok Tengah, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan kerja keras, keberanian, dan semangat pantang menyerah, mimpi yang dimulai dari daerah dapat tumbuh menjadi kebanggaan bangsa.

Dari lintasan kecil di Gunungkidul hingga podium dunia di Sepang, Veda membuktikan bahwa anak Indonesia mampu bersaing dengan yang terbaik. (Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *