Lombok Tengah, TRANEWS – Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Kabupaten Lombok Tengah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Berhasil meraih posisi juara umum kedua dengan mengoleksi 125 medali emas, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyiapkan bonus sebagai bentuk apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah.
Bonus tersebut diberikan kepada atlet yang berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga. Tidak hanya atlet, para pelatih yang turut berperan dalam keberhasilan tersebut juga akan mendapatkan penghargaan dari pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., membenarkan bahwa pemerintah daerah melalui KONI telah menyiapkan bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi pada Porprov 2026.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Malam Penganugerahan Tastura Juara yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah.
“Dalam kegiatan ini, kita mengundang seluruh peserta Porprov yang berjumlah 598 atlet, seluruh pelatih, serta pengurus cabang olahraga (cabor),” ungkap Firman.
Adapun bonus yang disiapkan bagi atlet perorangan peraih juara pertama sebesar Rp20 juta, juara kedua Rp10 juta, dan juara ketiga Rp5 juta.
Sementara itu, bonus bagi atlet beregu disesuaikan dengan ketentuan dan jumlah anggota dalam tim. Pemerintah daerah juga menyiapkan bonus bagi pelatih yang atletnya berhasil meraih prestasi.
“Untuk pelatih, apabila atletnya berhasil meraih juara pertama, akan diberikan bonus sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta,” jelasnya.
Firman menambahkan, anggaran bonus bagi atlet dan pelatih tersebut bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Lombok Tengah Tahun Anggaran 2026. Penyaluran bonus diperkirakan dapat dilakukan dalam satu hingga dua bulan ke depan, setelah anggaran dapat direalisasikan.
“Begitu anggaran mulai bisa dieksekusi, kami pastikan bonus itu sudah bisa diterima,” ujarnya.
Lampaui Target, Loteng Raih Juara Umum Kedua
Firman menjelaskan, capaian kontingen Lombok Tengah pada Porprov 2026 menjadi prestasi yang patut dibanggakan. Dengan raihan 125 medali emas, kontingen Lombok Tengah berhasil menempati posisi juara umum kedua, melampaui target awal yang ditetapkan pada posisi ketiga.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat para atlet untuk berjuang memberikan hasil terbaik bagi daerah.
“Kendati dengan keterbatasan anggaran, kami menunjukkan kepada masyarakat Lombok Tengah bahwa kontingen kami berhasil menjadi runner-up pada Porprov,” katanya.
Berbagai persiapan juga telah dilakukan untuk meningkatkan prestasi atlet, termasuk menerapkan sistem pendaftaran berbasis elektronik dalam proses administrasi keikutsertaan atlet pada ajang olahraga tersebut.
Meski hasil yang diraih tahun ini dinilai memuaskan, evaluasi tetap akan dilakukan untuk memperbaiki berbagai kekurangan. Persiapan yang lebih matang diharapkan mampu mengantarkan Lombok Tengah meraih gelar juara umum pertama pada penyelenggaraan Porprov berikutnya.
“Semua akan kita evaluasi untuk berbenah menuju juara umum pada Porprov berikutnya,” tegas Firman.
Bupati Siapkan Bonus Umrah bagi Atlet Peraih Emas
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang berhasil membawa Lombok Tengah menempati posisi juara umum kedua.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan sejarah baru bagi daerah, terlebih keberhasilan itu diraih di tengah keterbatasan anggaran. Prestasi tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, ketika Lombok Tengah menempati posisi kelima.
“Ternyata, setelah kita evaluasi, atlet-atlet Loteng sangat luar biasa dan berprestasi,” ujar Pathul Bahri.
Bupati mengakui bahwa dukungan anggaran untuk pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pemerintah daerah akan membahas kebutuhan anggaran bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat persiapan kontingen Lombok Tengah dalam menghadapi Porprov berikutnya, sekaligus membuka peluang untuk meraih posisi tertinggi dalam klasemen akhir.
“Nanti kita coba hitung kebutuhan masing-masing cabor agar pada Porprov berikutnya atlet dan pelatih bisa meningkatkan prestasi,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi tambahan, Pathul Bahri juga menyampaikan rencana pemberian bonus pribadi berupa paket umrah bagi seorang atlet peraih medali emas.
Penentuan penerima bonus umrah tersebut akan dilakukan melalui proses evaluasi dan verifikasi bersama pengurus KONI, dengan mempertimbangkan kriteria yang ditetapkan.
“Sebenarnya yang saya inginkan semua atlet berangkat umrah. Namun, karena keterbatasan, untuk tahun ini saya akan memberangkatkan satu orang atlet,” paparnya.
Pemberian bonus bagi atlet dan pelatih ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga di Lombok Tengah untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang. (Win)








