Home / Politik

Jumat, 23 Agustus 2024 - 10:09 WIB

Maju Pilkada, Puad-Lege Ingin Berbenah Lombok Tengah

Lombok Tengah, TRANEWS Bakal Calon Bupati Lombok Tengah (Loteng) Haji Ahmad Puaddi FT dan wakilnya Legewarman memastikan mendaftar pada Pilkada 2024 dengan diusung empat partai politik.

Pasangan Puad-Lege tersebut maju Pilkada untuk melanjutkan berbagai pembangunan yang sudah dilakukan oleh mantan Bupati sebelumnya, yakni Suhaili FT yang dianggap tidak maksimal dijalankan pada era Pathul-Nursiah.

Legewarman mengaku banyak hal yang perlu dibenahi, seperti tata kelola aset yang hampir setiap tahun menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sumber pendapatan asli daerah (PAD) hingga berbagai persoalan lainnya.

“Banyak hal yang perlu kita benahi di era kepemimpinan Pathul-Nursiah. Terutama terkait program era Suhaili FT yang sangat banyak dirindukan oleh masyarakat karena dianggap memang betul-betul sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Lege, Kamis (22/8).

Baca Juga :  Wabup Loteng Dihari Ke - 4 Mendatangi Langsung Tempat Kejadian Tenggelamnya Dokter Muda di Lancing Prabar

Pihaknya komitmen melanjutkan program Suhaili FT yang terkenal dengan bapak pembangunan. Dia menganggap program- program era Abah Uhel sangat dirindukan masyarakat.

“Seperti “rurung reban” yang belum final. Setiap kali kami turun reses maka pasti yang dikeluhkan masalah “rurung reban” ini,” ujar Anggota DPRD Lombok Tengah itu.

Ketua DPC PBB Lombok Tengah itu juga menyoroti perhatian pemerintah terhadap petani. Dia menjelaskan kelangkaan pupuk setiap tahun tidak pernah ada penyelesaian. Begitu juga dengan nasib petani yang kurang, padahal DBHCHT didapatkan dari jasa petani tembakau yang total hingga Rp 72 miliar, tapi persentase untuk pemberdayaan petani tembakau sangat minim.

“Saat ini banyak program yang sifatnya hanya untuk menghabiskan anggaran tanpa mempertimbangkan lokasi strategis dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Dia mencontohkan, pasar seni yang ada di Praya Timur anggarannya sampai Rp 20 miliar, KIHT dibangun untuk industri tembakau, tapi mengapa harus dibangun di Desa Barabali.

Baca Juga :  Apdesi NTB Anggap Pathul Bahri Figur Tepat Untuk Dipilih Dalam Pilgub November Mendatang

“Siapa yang menanam tembakau di Desa Barabali,” herannya.

Padahal, kata Lege, petani tembakau ada di Kecamatan Praya Timur dan Janapria maka seharusnya KIHT ini dibangun di salah satu Kecamatan ini baru dianggap strategis.

Ke depan, dalam visi misi yang akan mereka rancang juga akan disesuaikan dengan RPJPMD dan RPJPD yang ada.

“Misalnya RPJPMD 2024-2029 seperti apa. Tinggal kita kupas di visi-misi untuk bagaimana mengaktualisasikannya,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini setidaknya ada empat partai yang final mengusung paket Puad-Lege, seperti PKS, PAN, PBB dan Hanura. Paket Puad-Lege berencana ini mendaftar sekitar 28 atau 29 Agustus. (TN-Erwin)

Share :

Baca Juga

Politik

”Hijau Pesantrenku, Lestari Desaku” Sulhan Muchlis Pelopori Gerakan Penghijauan dari Pondok Pesantren

Politik

Ketua DPD Partai Gerindra NTB Wakili PD Bali Nusra Sampaikan Pemandangan Umum di KLB Gerindra

Politik

Dewan Loteng: Pembentukan Pansus RPJPD 2025-2045

Politik

Partai PKB Optimis Lampaui Raihan Kursinya, Terkait Sistem Terbuka/ Tertup Ada Regulasi Intern Partai

Politik

H.Ahkam Menggali Aspirasi Warga Di Dusun Kepok Dan Dusun Pengembok Kelebuh

Politik

Pathul Bahri Pimpin Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran Satu Putaran dan Rannya Agustyra Kristiono di Pileg DPR RI

Politik

Perjuangkan Aspirasi Warga, HBK Serahkan Bantuan CSR ke Pembudidaya Madu Trigona Bengkaung

Politik

Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Mengucapkan