Home / Pendidikan

Selasa, 16 Mei 2023 - 18:28 WIB

Bupati Loteng Bebaskan Biaya Bimbel Penerima Beasiswa Jalur Tahfiz Kedokteran, Ortu Diminta Antar Jemput Anaknya

Lombok Tengah, Tranews.net. Bupati Kabupaten Lombok Tengah, H.L.Pathul Bahri bertemu dengan para orang tua (Ortu) calon penerima beasiswa Kedokteran jalur Tahfiz di Ruang Bagian Kesra Setda Lombok Tengah.

Bupati Pathul bertemu guna menjelaskan rencana bimbingan belajar di Ganesha Operation Lombok Tengah bagi para calon penerima beasiswa Kedokteran tersebut. Disamping itu pula Bupati Lombok Tengah mengingatkan kepada orang tua untuk benar benar memperhatikan anaknya selama di Bimbel. “Harus di jaga ketat belajarnya, bila perlu antar jemput anaknya, kalau tidak ada kendaraan kita siapkan ojek” kata Bupati.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTB itu menaruh perhatian yang besar kepada para penghafal Al-Qur’an tersebut sebab bagi Bupati memberi perhatian kepada kekasih Allah itu adalah suatu keberkahan yang luar biasa karena itu Bupati sangat peduli kepada para penghafal Alquran dan anak Yatim. “Saya minta kepada anak anakku peserta calon penerima beasiswa Kedokteran untuk serius mengikuti bimbingan belajar nanti sebab masih ada satu seleksi yang saya anggap sangat berat dan menentukan yakni tes akademik di Unram” kata Bupati.

Bupati menjelaskan biaya Bimbel di tanggung oleh Yayasan sehingga orang tua tidak perlu memikirkan biaya bimbelnya. Yang diinginkan Bupati hanya satu yakni serius mengikuti Bimbel. Bupati mengaku akan sangat kecewa kepada peserta dan orang tua jika dalam perjalanannya nanti peserta tidak serius bahkan menikah saat sedang kuliah. “Saya tegaskan peserta tidak menikah dahulu sebelum selesai pendidikan, ini harus kita buatkan tandatangan hitam di atas putih, jangan sampai menikah lalu di bawa pergi keluar dari Lombok Tengah maka kami akan meminta untuk dikembalikan biaya pendidikan tersebut” tegas Bupati.

Baca Juga :  Ringankan Beban Masyarakat, Partai NasDem Berbagi Ratusan Sembako di Kecamatan Kopang

Mantan Anggota DPRD Provinsi NTB itu, meyampaikan, bahwa setelah selesai pendidikan maka peserta penerima beasiswa Kedokteran tersebut wajib mengabdikan diri di Kabupaten Lombok Tengah terutama mengabdikan diri kepada anak anak yatim dan masyarakat miskin sebab mereka jadi dokter dari sumbangan orang. “Kami akan membuatkan fakta integritas, kalau di langgar maka tentu ada sanksi” jelasnya.

Bupati Pathul menegaskan,  manakala hasil tes akademikny nanti rendah maka dirinya tidak bisa membantu sebab seleksi akademik itu menjadi kewenangan perguruan tinggi. “Akan ada 9 orang yang akan terpental dan itupun belum tentu 10 orang itu masuk sebab perguruan tinggi memiliki standar tersendiri, kalau ternyata hanya sebagian yang masuk sesuai standar Unram maka itu akan dibiayai jadi harus benar benar serius sebab seleksinya sangat ketat” ungkapnya, Selasa (16-05).

Baca Juga :  163 Peserta KKN Universitas Islam Al-Azhar Dilepas Bupati Pathul

Disamping memikirkan biaya untuk Calon Dokter yang memenuhi syarat, Bupati Lombok Tengah juga memikirkan 9 orang yang bakal gugur tersebut tentang pendidikannya. “Saya masih pikirkan bagaimana caranya agar mereka yang tak lolos menjadi mahasiswa kedokteran tersebut dapat kuliah secara gratis sebab mereka adalah kaum duafa dan penghafal Alquran, ini masih saya pikirkan caranya, saking saya cinta kepada penghafal Alquran tersebut” ujarnya.

Terakhir Bupati berpesan kepada orang tua untuk tidak memikirkan biaya Bimbel termasuk biaya kuliah kedokteran bagi yang lulus sebab itu menjadi urusan dirinya. “Sekarang yang perlu dipikirkan adalah bagaimana anak anak kita ini lolos seleksi akademik nanti, itu aja yang lain jangan dipikirkan, biar kami yang mikir, bapak ibu hanya jaga anaknya dan kasi support agar tekun belajar” tutupnya.

Hadir mendampingi Bupat, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah (loteng) Lalu Firman Wijaya, selaku Ketua Yayasan Peduli Yatim Tersenyum, Kadis Pendidikan, HL. Idham Khalid, Kabag Kesra, Kabag Prokopim dan  sejumlah pengurus Yayasan lainnya. (red.TN).

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Rahman Rahim Day Santuni Ribuan Yatim dan Penandatanganan Perjanjian Dengan Calon Dokter Jalur Tahfiz

Pendidikan

Kampanye Sekolah Sehat, Anggota Persit Cabang XXX Harus Bisa Jadi Agen Perubahan

Pendidikan

Tiga Kontingen NTB untuk STQ Nasional Berasal dari Lombok Tengah

Pendidikan

SMPN 1 Pujut Buka Lahan Parkir

Pendidikan

28 mahasiswa/i UIN Mataram Belajar Kehumasan di Polda NTB

Pendidikan

Studium Generale, Prof Agus : Generasi Harus Miliki 4 Kecerdasan di Era 5.0

Pendidikan

Desa Kawo Wakili NTB dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa Tingkat Nasional Tahun 2023″

Pendidikan

TMMD Ke-117 Kodim Loteng Bangun PAUD di Kampung Rancak