Lombok Tengah, TRANEWS Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus memperkuat sistem keamanan siber sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital pemerintahan. Komitmen tersebut ditandai dengan diterimanya Surat Tanda Register Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, ( 23/6 ).
Berdasarkan surat registrasi yang diterbitkan BSSN pada 4 Juni 2026, Tim Tanggap Insiden Siber Organisasi Sektor Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah atau LombokTengah-CSIRT resmi terdaftar dengan Nomor Registrasi 807/CSIRT.01.02/BSSN/05/2026 dan berlaku selama tiga tahun. Registrasi tersebut menjadi pengakuan resmi atas kesiapan Lombok Tengah dalam membangun mekanisme penanganan dan respons terhadap berbagai ancaman serta insiden siber yang berpotensi mengganggu layanan pemerintahan.
Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa pembentukan dan registrasi TTIS merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan data, sistem informasi, dan layanan publik berbasis digital yang semakin berkembang di lingkungan pemerintah daerah.
“Transformasi digital harus dibarengi dengan penguatan keamanan siber. Kehadiran LombokTengah-CSIRT menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pemerintahan dan melindungi data masyarakat dari berbagai ancaman di ruang digital,” ujar HM Nursiah.
Menurutnya, keamanan siber saat ini menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan terpercaya. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem keamanan informasi, serta koordinasi dengan BSSN akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Keberhasilan Lombok Tengah membentuk dan meregistrasikan TTIS turut mendukung capaian Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menerima penghargaan dari BSSN. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BSSN RI, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., kepada Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri di Universitas Mataram, Selasa (23/6/2026).
Penghargaan diberikan karena NTB berhasil mencapai 100 persen pembentukan dan registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh 10 kabupaten/kota. Capaian tersebut menjadikan seluruh daerah di NTB resmi terhubung dalam ekosistem keamanan siber nasional.
Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa keamanan siber tidak lagi hanya menjadi urusan teknologi informasi semata, tetapi telah menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintahan digital.
Dengan registrasi LombokTengah-CSIRT dan penghargaan yang diterima Provinsi NTB, Lombok Tengah semakin mempertegas komitmennya dalam mendukung terwujudnya pemerintahan digital yang aman, tangguh, dan terpercaya menuju Smart Government. (Win)








