Lombok Tengah, TRANEWS PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memberikan apresiasi kepada insan pers Nusa Tenggara Barat (NTB) atas kontribusinya dalam menyukseskan penyebarluasan informasi penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah.
Apresiasi juga diberikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) serta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB yang turut mendukung publikasi ajang balap motor internasional tersebut.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kawasan The Mandalika kepada masyarakat nasional maupun internasional.
Menurut Troy, pemberitaan media tidak hanya menyampaikan informasi seputar balapan, tetapi juga mengangkat potensi pariwisata, ekonomi, serta perkembangan pembangunan kawasan Mandalika.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media, khususnya media NTB, atas kerja jurnalistik dan kontribusinya dalam menginformasikan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026,” ujar Troy dalam keterangan resminya, Sabtu (31/10/2026).
Ia menegaskan, kemitraan antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan media menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.
Penonton Tembus 157.875 Orang
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 9–11 Oktober 2026 mencatatkan peningkatan jumlah penonton dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data ITDC, sebanyak 157.875 pengunjung hadir selama tiga hari penyelenggaraan. Angka tersebut meningkat 12,5 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 140.324 penonton.
Jumlah itu sekaligus menjadi rekor kunjungan tertinggi sejak MotoGP pertama kali digelar di Mandalika pada 2022.
Dari sisi ekonomi, hasil kajian Lembaga Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI–ITB) memperkirakan dampak ekonomi nasional dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mencapai Rp5,2 triliun.
Nilai tersebut meningkat sekitar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,96 triliun.
Ribuan Tenaga Kerja Lokal Terlibat
Manfaat penyelenggaraan MotoGP juga dirasakan masyarakat NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah sebagai lokasi penyelenggaraan.
ITDC mencatat lebih dari 3.500 tenaga kerja lokal NTB terlibat dalam berbagai kegiatan selama penyelenggaraan MotoGP 2026.
Dari jumlah tersebut, sekitar 72 persen berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.
Selain membuka kesempatan kerja, ajang internasional ini juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya.
Sebanyak 769 UMKM tercatat berpartisipasi dengan estimasi nilai transaksi mencapai Rp2,94 miliar.
Sementara itu, berdasarkan data MotoGP Broadcasters 2026, ajang balap di Mandalika memiliki jangkauan siaran di lebih dari 200 negara dengan potensi audiens global mencapai 700 juta penonton.
Jangkauan tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan pariwisata Lombok Tengah dan NTB kepada masyarakat dunia.
ITDC Perkuat Kemitraan dengan Media
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi insan pers, ITDC menggelar pertemuan silaturahmi bersama media NTB di Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, pada (27/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara ITDC dan para jurnalis untuk mengevaluasi penyelenggaraan MotoGP sekaligus memperkuat koordinasi peliputan pada kegiatan internasional berikutnya.
Troy mengatakan, masukan dari insan pers diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, fasilitas, koordinasi, dan akses informasi bagi media.
“Bagi ITDC, media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus mengangkat potensi dan perkembangan The Mandalika,” katanya.
Ia berharap sinergi antara ITDC, pemerintah daerah, dan media dapat terus diperkuat agar penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional di Mandalika tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Keberhasilan MotoGP Mandalika 2026 sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Lombok Tengah sebagai salah satu pusat pengembangan pariwisata olahraga internasional di Indonesia. (Win)








